Penyebab Penyakit Alzheimer

Pada keadaan ini, semua ahli sependapat bahwa terjadi kehilangan pengamatan yang berkaitan dengan pembentukan bercak-bercak (plaque) yang luas di daerah bagian luarĀ  jaringan otak (kortek) serta bagian abu-abu yang agak dalam dari jaringan otak (subcortical) yang dianggap juga berkaitan dengan sejenis zat pati yang disebut beta amyloid yang mirip dengan sejenis protein yang disebut tau protein.

Penyebab timbulnya penyakit Alzheimer

Timbulnya penyebab penyakit alzheimer belum jelas. Akan tetapi 2-7 % penderita dianggap berkaitan dengan turunan (genetik) dan seringnya menyerang penderita usia 60 tahun atau lebih. Kejadian Alzheimer meningkat sesuai dengan peningkatan usia. Hampir 4 juta penduduk Amerika menderita penyakit alzheimer dan pemerintah Amerika telah mengeluarkan biaya sekitar 90 milyar dollar untuk pengelolaan penderita penyakit Alzheimer ini termasuk obat-obatan, pelayanan sosial, konsultasi dan hari kerja yang hilang serta kematian dini.


Penyakit Alzheimer dari sebuah penelitian disimpulkan, penyakit Alzheimer dapat disebabkan oleh beberapa struktur yang mungkin muncul, seperti :

- Kemungkinan peran plak

Plak terbentuk dari protein yang secara normal tidak berbahaya yang disebut beta amyloid. Meskipun penyebab utama kematian sel saraf pada psien alzheimer tidak diketahui, bukti-bukti menunjukkan bahwa pembentukan protein beta-amyloid merupakan penyebab penyakit alzheimer.

Para peneliti menemukan bahwa prekusor amyloid memainkan peran penting dalam menggerakkan sinyal lewat alskon cabang untuk komunikasi neuron. Pada lalat buah, mereka menunjukkan tidak adanya prekusor protein amyloid menghambat kemampuan neuron mengirimkan materi lewat akson.

- Kemungkinan peran neurofibrillary tangles

Pendukung internal struktur sel syaraf otak tergantung pada fungsi normal dair protein yang disebut tau. Pada orang yang mengidap alzheimer, benang-benang protein tau mengalami perubahan yang menyebabkan menjadi terpelintir menjadi simpul. Banyak peneiliti yang percaya bahwa kondisi ini merusak sel saraf secara serius, menyebabkan sel saraf menjadi mati.

- Inflamasi

Respon inflamasi sebagai pemicu. Banyak penelitian telah mengamati adanya inflamasi pada otak orang yang mengalami penyakit alzheimer. Inflamasi di dalam tubuh merupakan respon terhadap luka atau infeksi dan merupakan bagian alami dari proses pemyembuhan. Plak beta amyloid berkembang di ruang antara sel saraf, padahal sel imun bekerja untuk membuang sel mati dan produk buangan lain di otak. Karena itu, peneliti beranggapan bahwa inflamasi mungkin terjadi sebelum plak benar-benar terbentuk. Namun, mereka belum yakin bagaimana hal ini berhubungan dengan proses terjadinya penyakit. Mereka juga masih berdebat apakah inflamasi memiliki efek merusak sel saraf atau justru membersihkan serta mmbuang plak.

Penelitian di masa depan akan lebih diarahkan pada setiap teori yang dikembangkan karena alzheimer merupakan penyakit yang sering diteliti di bidang neurosains

 


=====================================

>>> Vitabrain Untuk Terapi Pengobatan Penyakit Alzheimer, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Alzheimer and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>