Penyakit Alzheimer

Penyakit alzheimer itu suatu gangguan otak atau demensia (pikun) yang menahun, terus berlanjut, dan tidak dapat kemblai sepeti semula lagi, tidak ada penyebab pasti, tidak ada pengobatan yang tepat dan sampai sekarang tidak ada obat yang dapat diharapkan.

Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer

Demensia itu kemunduran fungsi intelektual dalam berbagai hal yang cukup berat sehingga mengganggu aktivitas kehidupan sehari-hari, karir, hubungan sosial maupun aktiviatas sosial penderitanya. Demensia menyebabkan perubahan kepribadian, kehilangan daya ingat dan pikir dan kesulitan dalam berfikir abstrak maupun berorientasi.

Kata demensia secara harafiah berarti hilang ingatan atau pikun. Penyakit demensia merupaakan hasil proses satu atau lebih penyakit yang dapat secara drastis mengubah tingkah laku seseorang dan secara bertahap merusak daya pikirnya maupun kehidupan seluruh keluarganya. Penyakit alzheimer diperkirakan menjadi penyebab utama demensia yang tidak dapat disembuhkan pada pria maupun wanita di atas usia 65 tahun.

Di Inggris terdapat kurang lebih 7,5 juta orang yang berusia di atas 65 tahun. Di antara populasi ini, lebih dari 750.000 orang mungkin menderita penyakit alzheimer. Statistik menunjukkan data yang hampir sama pada negar-negara maju yang memiliki umur harapan hidup mencapai 65 dan 70 tahun.

Meskipun penyakit alzheimer biasanya muncul pada seseorang yang berusia tengah 60-an dengan jumlah yang meningkat secara nyata pada usia 80-an, penyakit alzheimer ini dapat juga mengenai orang-orang yang berusia 40-50 tahun. Jadi bukan penyakit khsusu untuk orang-orang berusia tua atau sangat tua.

Sementara ini sejumlah penderita alzheimer terus tinggal dalam lingkungan yang didukung oleh kerabat, saudara maupun pelayanan masyarakat. Diperkirakan penderita alzheimer menempati sekitar 60% tempat tidur yang ada di rumah-umah perawatan.

Sebagai penyebab utama kematian bagi orang-orang tua diatas usia 75 tahun, karena itu penyakit alzheimer disebut sebagai penyakit abad kedua puluh. Mungkin menjadi penyakit abad kedua puluh satu bila jumlah populasi di atas usia 85 berlipat ganda. Satu dari tiga orang di antara kita mungkin memiliki saudara yang menderita penyakit alzheimer.

Penyakit alzheimer juga digambarkan sebagai pemakaman yang tidak pernah usai, mimpi buruk tempat Anda tidak pernah bangun lagi, alias penyakit gila, epidemik tanpa suara atau kematian pikiran secara perlahan.

Penyebab penyakit alzheimer hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Namun beberapa pemicu bisa menjadi pencetus dari munculnya penyakit alzheimer ini. Salah satu penyebabnya adalah akibat faktor keturunan atau faktor genetika, dan juga akibat apoE, yang dipelajari pada dunia pendidikan, akibat diet berlebihan, lingkurangan, serta perubahan molekul yang terjadi pada otak. Selain itu ada beberapa faktor resiko seseorang mengalami alzheimer, yakni akibat dari penyakit jantung dan stroke, selain itu penyakit tekanan darah tinggi, kolesterol yang tinggi, dan juga akibat tingkat vitamin folat yang rendah, hal-hal sepeti ini ternyata bisa meningkatkan tingkat alzheimer. Selain itu, penelitian yang dilakukan selanjutnya oleh ahli juga menyelidiki bahwa terjadinya suatu kemungkinan fisik, mental, dan juga aktivitas sosial yang bisa menjadi penyebab penyakit alzheimer.

Mencegah penyakit alzheimer hingga saat ini hanya bisa dilakukan melalui beberapa cara sederhana, menurunkan resiko dari pemicu munculnya pencetus penyakit alzheimer bisa menjadi salah satu jalan alternatif untuk melakukan pencegahan alzheimer, beberaoa diantaranya adalah :

  1. Menurunkan kadar kolesterol yang tinggi dan homocysteine tingkat
  2. Selain itu menurunkan tekanan darah tinggi
  3. Mengendalikan diabetes
  4. Melakukan olahraga dengan teratur
  5. Melakukan kegiatan yang bisa membantu merangsang pikiran
  6. Melakukan diet sehat dan seimbang bisa membantu meningkatkan kesehatan serta kesejahteraan dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Gejala penyakit alzheimer adalah :

  1. Terjadinya gangguan pada mempri yang bisa mengganggu keterampilan dari suatu pekerjaan misalnya adalah karena lupa dalam meletakkan kunci mobil.
  2. Kesulitan untuk membaca dan berkomunikasi
  3. Disorientasi pada tempat, waktu, serta orang dan tidak bisa mengenali teman kerja atau lupa alamat kantor.
  4. Kesulitan dalam melakukan pekerjaan yang biasanya dilakukan seperti tidak mampu untuk melakukan kebiasaan sehari-hari.
  5. Kesulitan dalam berpikir sbastrak misalnya adalah seperti melihat beberapa bayangan yang sangat menyeramkan atau juga mendengar beberapa bisikan.
  6. Perubahan mood yang terjadi dengan tiba-tiba dan cepat marah, minat yang mulai menurun pada hoby.
  7. Perubahan pada kepribadian
  8. Kesulitan untuk mengambil suatu keputusan.

Mengobati penyakit alzheimer hingga saat ini belum diketahui obat yang bisa benar-benar menyembuhkan alzheimer, namun beberapa obat yang diberikan bisa membantu menghambat terjadinya alzheimer menjadi semaki parah. Beberapa obat penyakit alzheimer yang digunakan adalah :

  1. Donepezil Rivastigmine
    Kedua jenis obat ini biasanya diminum atau obat oral untuk penderita Alzheimer pada stadium yang ringan sampai sedang. Efek samping dari obat ini adalah mual, muntah, hilang nafsu makan, berat badan menurun, nyeri sendi, lesi, serta kram.
  2. Mematine
    Obat ini digunakan untuk penderita alzheimer stadium yang sedang sampai berat. Terapi menjadi pendukung ayng lebih baik lagi, selain itu penderita alzheimer harus melakukan pemeriksaan ke dokter sebelum mereka mengonsumsi obat alzheimer.

Penyakit Alzheimer


=====================================

>>> Vitabrain Untuk Terapi Pengobatan Penyakit Alzheimer, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Alzheimer and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>