Gejala Penyakit Alzheimer

Gejala Penyakit Alzheimer- Para peneliti memfokuskan pada prekusor protein amyloid karena sudah lama diketahui dapat membentuk plak beta amyloid yang terlibat pada otak pasien alzheimer. Yang masih menjadi misteri adalah bagaimana pastinya dan dimana prekusor beta amyloid membentuk beta amyloid dan mengapa  bisa menimbulkan kematian sel otak. Seluruh sel dalam tubuh secara normal membentuk beta amyloid.

Gejala Penyakit Alzheimer

Gejala Penyakit Alzheimer

Penelitian tentang plak dan tangles dari otak pasien alzheimer masih terus berlanjut. Tahap awal penyakit alzheimer berlangsung rata-rata 2-4 tahun. Gejala-gejala awal penyakit alzheimer dapat termasuk salah satu atau semua. Gejala Penyakit Alzheimer di bawah ini

  • Hilang ingatan. Peristiwa-pertistiwa yang baru saja terjadi terlupakan. Kemampuan untuk berkonsentrasi, belajar hal-hal yang baru dan mencerna informasi baru secara progresif hilang. Tagihan-tagihan tidak dibayar atau dibayar beberapa kali. Pemakaian uang melebihi jumlah simpanannya di bank bila penderita mulai mengalami masalah dalam hal menghitung, menjumlah dan mengurangi. Nama-nama orang yang dikenal atau dicintainya pun juga dapat dilupakan.
  • Pada penderita penyakti alzheimer sering mengkompensasi pada awalnya dengan menulis dalam buku catatan untuk dirinya sendiri. Tetapi sejalan dengan perkembangan penyakit alzheimer yang diderita, mereka bahkan tidak ingat ada catatan itu. Mereka seringkali menyangkal mengalami gejala-gejala ini dan berusaha keras mempertahankan harga diri dan jati dirinya.
  • Bingung dan disorientasi. Bingung sering berkaitan dengan waktu dan tempat. Orang-orang yang menderita penyakit alzheimer kadang-kadang tersesat di suatu tempat atau tiba di suatu tempat dan tidak tahu tempat mereka berada dan cara pulang ke rumah. Hari dan bulan juga terlupakan.
  • Gangguan berbicara dan berbahasa. Mungkin terdapat suatu ketidakmampuan yang progresif untuk menyebutkan benda-benda tau untuk mengakhiri sebuah kalimat. Orang tersebut mencari-cari kata ataupun penggalan kalimat sehingga kata-kata atau penggalan kalimat yang salah digunakan untuk menggantikan yang terlupakan tadi.
  • Keputusan yang terganggu. Terdapat kekurangan dalam hal memberikan panadngn berkembang ketidakmmapuan dalam membedakan, mengerti atau mengikuti perintah. Kemampuan mengemudi mengalami kemunduran secar progresif; penderita dapat lupa berhenti di persimpanagn jalan atau mengemudiakn kendaraan di jalan yang salah, misalnya di jalan satu arah. Kemampuan membaca dapat bertahan tetapi tidak demikan dengan kemmapuan untuk mengerti apa yang dibacanya.
  • Kesulitan menyelesaikan tugas-tugas yang biasa dikerjakannya. Gejala Penyakit Alzheimer Penderita kemudian secara bertahap megalami kesulitan dalam memasak, membersihkan, melakukan hobi-hobi yang disukainya, atau bertahan pada satu pekerjaan. Aktivitas kehidupan hariannya yang rutin tidak dapat dilakukan lagi. Misalnya, jadi terganggu kemampuan mengikat tali sepatu, mengancingkan kemeja atau membuat secangkir kopi.
  • Perubahan kepribadian dan suasana hati. Depresi sering kali menyertai tahap awal penyakit alzheimer. Mungkin timbul kelesuan, apati, kecurigaan, paranoia, penarikan diri dari pergaulan sosial atau penderita didapati sering menangis, keresahan, kekhawatiran, gelisah dan perasaan “menjadi gila”. Di satu pihak orang-orang menyangkal keparahan gejala-gejala mereka ini, di pihak lain, mereka mengenali ada sesuatu yang tidak beres dalam dirinya.
  • Kesembronoan dan kelalaian. Gejala Penyakit Alzheimer Kebersihan perserorangan dapat menjadi masalah dan penderita mungkin tampil tidak teratur atau tidak rapi. Mereka lalai mandi, menggosok gigi, mengganti atau mencuci pakaiannya, bahkan mungkin lupa bagaimanan cara melakukannya.

 

Dibawah ini ada beberapa resiko yang mengalami gejala penyakit alzheimer adalah :

  1. Orang yang mengidap penyakit hipertensi yang usianya 40 tahun ke atas
  2. Mereka yang mengidap kencing manis
  3. Kurang melakukan olahraga
  4. Mempunyai kolesterol yang tinggi
  5. Akibat faktor genetik, riwayat keluarga yang mempunyai penyakit alzheimer usia 50 tahunan.

Namun hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab penyakit alzheimer. Untuk melakukan pencegahannya, maka hal yang bisa dilakukan adalah menghindari faktor resikonnya. Faktor resiko yang bisa menyebabkan masalah ini adalah kontaminasi yang terjadi akibat logam, rokok, pestisida, gelombang akibat elektromagnetik, riwayat trauma kepala yang berat, dan penggunaan  terapi sulih hormon pada wanita.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah gejala penyakit alzheimer adalah :

  1. Menerapkan pola hidup yang sehat, misalnya adalah dengan rutin melakukan olahraga, dan tidak merokok, atau juga tidak mengonsumsi minuman beralkohol.
  2. Mengonsumsi makanan seperti sayuran dan buah yang segar. Karena buah dan sayuran mengandung zat antioksidan yang bisa membantu mengikat radikal bebas. Radikal bebas inilah yang membuat sel-sel tubuh mengalami kerusakan.
  3. Tetap melakukan aktivitas fisik seperti olahraga

Pengobatan yang diberikan untuk penderita alzheimer hingga saat ini sifatnya adalah untuk melambatkan terjadinya progresivitas penyakit. Karena penyakit alzheimer merupakan salah satu jenis penyakit yang sifatnya kronis dan maka semakin lama pasien akan semakin bergantung pada orang lain, dan hal yang sangat diperlukan dari pengobatan ini adalah kesabaran dan juga peran keluarga.

Gejala Penyakit Alzheimer


=====================================

>>> Vitabrain Untuk Terapi Pengobatan Penyakit Alzheimer, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Alzheimer and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>